Pengalaman Selama Liburan

          Pada tanggal 23 Desember sampai 7 Januari, sekolah diliburkan dalam rangka liburan kenaikan semester. Selama 2 minggu liburan ini saya tidak sering main keluar rumah, saya melakukan banyak hal di rumah dengan keluarga dan saudara-saudara. Liburan ini cukup seru walaupun kurang terasa karena lebih sering di rumah.

         Liburan ini saya isi dengan berbagai kegiatan. Pada awal liburan saya lebih meluangkan waktu untuk bersantai terlebih dahulu, mengistirahatkan pikiran dari berbagai hal yang sehari-harinya saya pikirkan. Setelah itu saya pergi ke supermarket dengan keluarga untuk membeli kebutuhan sehari-hari, dan juga kebutuhan makanan yang kami butuhkan untuk makan-makan di malam tahun baru nanti. Beberapa hari setelahnya, saudara-saudara saya datang ke rumah untuk menginap dan kami pergi ke mall untuk bersenang-senang juga pergi ke pasar minggu di pagi hari. Saudara saya menginap selama beberapa hari sehingga kami tidur bersama cukup lama. Setelah beberapa hari saudara saya pun pulang ke rumahnya kembali karena tanggal masuk sekolah berbeda. Sebelum saudara saya pulang kami menikmati malam tahun baru bersama-sama. Pada awal tahun baru saya pergi kesebuah tempat makan bersama Dina, kami mencoba makanan yang cukup jauh tempatnya, tapi ternyata worth it setelah kami mencobanya.

       Masa liburan pun hampir usai, saya mulai mempersiapkan kebutuhan sekolah mulai dari seragam sampai alat tulis. Selain itu saya juga mempersiapkan pikiran saya agar siap menampung kembali pelajaran sekolah. Ternyata libur 2 minggu terasa sangat cepat, mungkin karena tidak terlalu banyak melakukan kegiatan. Tetapi secara keseluruhan, saya menikmati liburan ini. Sangat cukup untuk mengistirahatkan otak dan pikiran dari kehidupan sehari-hari. Dari liburan ini saya belajar bahwa setiap waktu itu sangat penting dan berharga, juga sangat bermanfaat jika kita menggunakannya untuk hal-hal yang baik. Maka dari itu gunakanlah waktu libur mu untuk kegiatan yang bermanfaat dan membuatmu bahagia, jangan sampai kita gunakan untuk hal-hal yang buruk karena dapat menjadi sebuah hal yang menjadi kebiasaan kita dan berdampak buruk bagi kita juga orang lain.

Komentar